Dialog Pendidikan Bersama Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dorong Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah dalam Konteks Pendidikan Nasional

Malang — Seluruh guru dan karyawan/tenaga kependidikan sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kota Malang mengikuti Dialog Pendidikan bersama Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, bertempat di Masjid Manarul Islam, Jalan Danau Bratan Raya, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Malang ini mengangkat tema “Memajukan Pendidikan Muhammadiyah dalam Konteks Pendidikan Nasional.” Agenda tersebut menjadi ruang bersama bagi guru dan tenaga kependidikan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan (AUMDIK) Kota Malang untuk memperkuat wawasan, menyamakan persepsi, sekaligus merefleksikan peran pendidikan Muhammadiyah dalam perkembangan pendidikan nasional.

Para peserta hadir sebelum pelaksanaan salat Zuhur. Setibanya di Masjid Manarul Islam, guru dan karyawan mengikuti salat Zuhur berjamaah. Setelah itu, peserta melakukan presensi yang telah disiapkan panitia di area sebelah selatan masjid. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama sebelum peserta mengikuti agenda utama, yaitu Dialog Pendidikan.

Dialog Pendidikan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dengan menghadirkan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. sebagai narasumber. Kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia tersebut memberikan kesempatan kepada para guru dan tenaga kependidikan Muhammadiyah di Kota Malang untuk mendapatkan perspektif secara langsung mengenai perkembangan dan tantangan pendidikan dalam konteks nasional.

Melalui tema “Memajukan Pendidikan Muhammadiyah dalam Konteks Pendidikan Nasional”, dialog menjadi momentum penting untuk membicarakan posisi strategis pendidikan Muhammadiyah dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, nilai-nilai keislaman, serta kesiapan menghadapi perubahan zaman.

Sebagai salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan, guru dan tenaga kependidikan memiliki peran yang tidak hanya terbatas pada pelaksanaan pembelajaran di kelas. Mereka juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya pendidikan yang berkemajuan, berkarakter, dan mampu menjawab kebutuhan murid serta perkembangan masyarakat.

Kegiatan ini diikuti oleh guru dan karyawan/tenaga kependidikan dari sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kota Malang. Kehadiran seluruh unsur pendidikan Muhammadiyah tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.

Dialog Pendidikan berlangsung hingga menjelang waktu salat Asar. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian dan antusias. Selain menjadi forum untuk memperoleh wawasan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan Muhammadiyah dari berbagai satuan pendidikan di Kota Malang.

Melalui kegiatan Dialog Pendidikan ini, diharapkan semangat memajukan pendidikan Muhammadiyah semakin kuat. Sinergi antara guru, tenaga kependidikan, pimpinan sekolah dan madrasah, serta seluruh unsur Persyarikatan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan terus berkembang sesuai dengan dinamika pendidikan nasional.

Dialog Pendidikan bersama Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan kolaborasi, semangat belajar, dan kesungguhan seluruh insan pendidikan dalam memberikan layanan terbaik bagi generasi penerus.

Share :

Related Posts

Malang – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh murid SMA Muhammadiyah 1 Malang dalam bidang olahraga. Fayi’ Octa Abiyyu, murid kelas

Malang, 11 September 2026 — Semangat hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang mewarnai kegiatan AGISTA 2026 (Aksi Bergizi di Sekolah

Malang — Kabar membanggakan kembali datang dari SMA Muhammadiyah 1 Malang. Salah satu murid kelas XI, Pasha Aqeel Rahman, berhasil

Menjaga kerapian dan kedisiplinan merupakan bagian penting dalam membentuk karakter murid di lingkungan sekolah. Salah satu bentuk pembiasaan yang dilakukan

Kabupaten Malang— Pelaksanaan Kemah Kebangsaan SMAMSA 2026 tidak hanya mengedepankan pembentukan karakter, kemandirian, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan peserta, tetapi juga

17 Agustus 2026 — Rangkaian Kemah Kebangsaan 2026 yang diikuti oleh murid SMA Muhammadiyah 1 Malang memasuki hari ketiga sekaligus