Sejarah

Upacara Bendera Masa Orientasi Siswa tahun 1986, bangunan tengah tersebut sekarang menjadi lapangan

SMA Muhammadiyah 1 Malang merupakan lembaga pendidikan setingkat SLTA yang resmi berdiri sesuai piagam pendirian pada hari Senin, 1 Januari 1951 (bertepatan dengan 22 Rabi Al-Awwal 1370 Al-Ithnayn). Pendirian sekolah ini diprakarsai oleh Bapak KH. Bedjo Dermo Leksono. 

Kisah berdirinya sekolah ini sangat lekat dengan kedermawanan KH. Bedjo Dermo Leksono. Sekitar dua bulan sebelum wafat pada 06 Oktober 1986, beliau mewakafkan tanah dan rumah pribadinya kepada persyarikatan Muhammadiyah. Amanah besar tersebut dititipkan kepada Bapak Imam Soeharno (yang kelak menjadi Kepala Sekolah). Seiring berjalannya waktu, bangunan sekolah akhirnya berhasil didirikan di atas tanah wakaf tersebut, berbagi lokasi dengan SMP Muhammadiyah 1 Malang, dan dikenal dengan nama Perguruan Muhammadiyah Oro-Oro Dowo.

Perjalanan Lokasi dan Dinamika Sekolah

Linimasa perjalanan SMA Muhammadiyah 1 Malang

  • Tahun 1951: Di awal pendirian, sekolah bertempat di Jl. Bromo dengan Bpk. Wiyono, SH sebagai kepala sekolah pertama. Kala itu, sekolah masih menumpang di gedung Sekolah Guru Hakim Agama (SGHA) Malang dengan sistem masuk bergilir: pagi untuk SGHA dan sore hari untuk SMA Muhammadiyah 1.
  • Tahun 1956: Setelah berhasil mendapatkan Nomor Statistik Sekolah (NSS), sekolah pindah alamat ke Jl. Kawi No. 7 Malang dan bergabung dengan SD Muhammadiyah 1. Proses belajar mengajar masih sama, yaitu bergantian masuk pagi dan sore.
  • Tahun 1964: Karena terus berkembang, sekolah pindah lokasi ke Jl. Brigjen Slamet Riadi No. 134 Malang. Berbagi lokasi dengan SMP Muhammadiyah 1 Malang yang sudah ada sebelumnya, sekolah tercinta ini perlahan namun pasti melebarkan sayapnya sebagai
    sekolah swasta ternama di Malang.
  • Tahun 1973 – 1977: Sekolah sempat mengalami masa surut akibat tumbuhnya STM Muhammadiyah di lingkungan tersebut. Dari 12 ruang kelas yang ada, sebagian harus dipakai oleh STM. Namun, setelah STM pindah ke gedungnya sendiri pada tahun 1977, operasional SMA berjalan lancar kembali dan semua ruangan kembali ke fungsi semula.

Perubahan Nama, Status, dan Kemajuan Fasilitas

Sekolah ini bernama Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah (SMAM) pada awal berdirinya. Namun, ketika pindah ke Oro-oro Dowo pada tahun 1962, waktu belajar diubah total menjadi pagi hari (pukul 07.00 sampai 12.30 siang) dan namanya diubah menjadi Sekolah Menengah Atas Pagi Muhammadiyah (SMAPM). Menariknya, kata “Pagi” di sini sebenarnya memiliki arti filosofis, yaitu Pendidikan Agama Islam.

Seiring berjalannya waktu, mutu sekolah ini terus diakui oleh pemerintah. Pada tahun 1962, sekolah mendapat bantuan 3 orang tenaga guru dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (P & K). Statusnya kemudian meningkat pada tahun 1966 menjadi SMA Muhammadiyah Berbantuan, di mana Departemen P dan K mengirimkan guru-guru yang keahliannya disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.

Pembangunan Sekolah Lantai 2

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah telah mengalami kemajuan tinggi, baik di bidang pendidikan maupun fasilitas. Mengikuti regulasi yang ada, terjadi kembali penyesuaian nama menjadi Sekolah Menengah Umum Muhammadiyah (SMUM).

Kemandirian sekolah semakin kuat dan puncaknya terjadi pada tahun 1995, di mana status sekolah naik menjadi “Disamakan” yang kemudian diikuti dengan momentum besar pembangunan fisik berupa gedung sekolah lantai 2. Pada tahun 2003 hingga sekarang nama sekolah ini Kembali menjadi Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah (SMAM). 

PIMPINAN SMA MUHAMMADIYAH 1 MALANG

Berikut adalah nama – nama kepala sekolah dari masa berdiri sampai sekarang:

Nama & Masa Jabatan

  1. Bpk. Wiyono, SH tahun 1951 – 1956
  2. Bpk. Dawam Abdul Gani tahun 1956 – 1958
  3. Bpk. Djoko Raharjo, BA tahun 1958 – 1962
  4. Bpk. Djoko Sulistyo, BA tahun 1962 – 1971
  5. Bpk. Imam Soeharno, BA tahun 1971 – 1997
  6. Bpk. Drs. Sja’roni tahun 1997 – 2003
  7. Ibu Dra. Tri Endarwati,MM tahun 2003 – 2012
  8. Ibu Dra. Hendrini Astuti tahun 2012 – 2019
  9. Ibu Dra. Umi Mafrukhah tahun 2019 – sekarang