Malang — Kegiatan Tengah Semester (KTS) SMA Muhammadiyah 1 Malang telah berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan beragam kegiatan edukatif, kompetitif, dan inspiratif bagi seluruh murid. Rangkaian KTS yang dimulai pada Rabu 30 September hingga Jumat, 2 Oktober 2026, tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarmurid, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Pada hari pertama, Rabu, rangkaian KTS diawali dengan apel dan senam pagi yang dilanjutkan dengan tadarus pagi serta salat Dhuha berjamaah. Setelah pembukaan, murid mendapatkan penyuluhan mengenai gizi dari Edufarmer. Kegiatan kemudian berlanjut dengan lomba debat yang mengangkat tema “Generasi Muda, Generasi Penentu Bangsa (Menjaga Alam)”. Lomba debat menjadi salah satu kegiatan yang memberikan ruang kepada murid untuk menyampaikan gagasan, mempertahankan argumentasi, sekaligus belajar melihat sebuah persoalan dari berbagai sudut pandang. Kegiatan hari pertama ditutup dengan salat Dhuhur berjamaah.
Memasuki hari kedua, Kamis, suasana KTS kembali berlangsung meriah. Kegiatan diawali dengan apel dan senam pagi, tadarus, serta salat Dhuha berjamaah. Setelah itu, seluruh kelas mengikuti lomba Demonstrasi SPAB (Satuan Pendidikan Aman Bencana). Setiap kelas mengirimkan satu kelompok yang terdiri atas sedikitnya enam orang. Dalam lomba tersebut, murid ditantang untuk menunjukkan kemampuan dalam penanganan kondisi darurat, seperti asma atau sesak napas, penanganan korban jatuh dengan kondisi patah tulang atau kram otot, serta mitigasi bencana.
Tidak berhenti pada kegiatan SPAB, hari kedua juga diisi dengan lomba menyanyi yang wajib diikuti oleh setiap kelas. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk menampilkan kreativitas dan keberanian mereka di hadapan peserta lainnya. Setelah lomba menyanyi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan public speaking atau orasi. Beragam kegiatan pada hari kedua menunjukkan bahwa KTS tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi pengembangan keterampilan nonakademik dan kepercayaan diri murid.
Sementara itu, Jumat, 2 Oktober 2026 menjadi hari ketiga sekaligus rangkaian terakhir KTS. Kegiatan pagi diawali dengan apel bersama wali kelas, kemudian dilanjutkan dengan Jumat Al-Kahfi dan persiapan kegiatan. Setelah itu, murid mengikuti sesi pemateri dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang terbagi dalam dua sesi sebelum kegiatan ditutup dengan salat Jumat dan keputrian.
Salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman berbeda pada hari ketiga adalah International Fun Math Day yang mengusung tema “Mathematics Across Cultures: Play, Think, Communicate, and Connect”. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMA Muhammadiyah 1 Malang tersebut diikuti sekitar 80 murid dari kelas X hingga XII dengan menghadirkan dosen dan tiga mahasiswa internasional S2 Pendidikan Matematika UMM yang berasal dari Gambia, Pakistan, dan India.
Kegiatan International Fun Math Day diawali dengan registrasi, pembukaan, sambutan dari pihak sekolah, serta pengenalan dosen Pendidikan Matematika UMM. Suasana kemudian semakin interaktif melalui sesi Meet Our International Friends & Ice Breaking yang memperkenalkan mahasiswa asal Gambia, Pakistan, dan India kepada para murid. Selanjutnya, sekitar 80 murid dibagi menjadi tiga kelompok dengan masing-masing kelompok didampingi olena na nanaKenh seorang fasilitator.
Pada sesi utama, setiap kelompok mendapatkan tantangan matematika yang berbeda. Kelompok A bersama fasilitator dari Gambia mengikuti Math, Strategy & Probability Challenge, Kelompok B bersama fasilitator dari Pakistan mendapatkan kegiatan Patterns, Geometry & Creative Design, sedangkan Kelompok C bersama fasilitator dari India mengikuti Number Challenge & Mathematical Tricks. Melalui aktivitas tersebut, murid tidak hanya diajak menyelesaikan persoalan matematika, tetapi juga mengembangkan strategi, berdiskusi, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam kelompok.
Setelah menyelesaikan tantangan, masing-masing kelompok mempersiapkan ringkasan aktivitas, strategi, dan temuan untuk kemudian dipresentasikan. Tiga kelompok memperoleh kesempatan untuk menyampaikan hasil kegiatan, sementara kelompok lainnya menyimak dan mengikuti sesi tanya jawab serta diskusi lintas kelompok bersama para fasilitator. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan refleksi pengalaman belajar dan komunikasi lintas budaya, apresiasi kepada murid dan kelompok, serta penutupan dan dokumentasi bersama.
Kehadiran mahasiswa internasional dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih luas bagi murid SMA Muhammadiyah 1 Malang. Matematika tidak hanya dipelajari melalui konsep dan perhitungan, tetapi juga melalui permainan, strategi, komunikasi, dan interaksi lintas budaya. Semangat kegiatan tersebut tercermin dalam prinsip yang diusung, yakni setiap kelompok mendapatkan satu tantangan, tetapi seluruh murid dapat belajar dari pengalaman ketiga kelompok melalui kegiatan berbagi.
Selama tiga hari pelaksanaan, KTS SMA Muhammadiyah 1 Malang mempertemukan berbagai bentuk kegiatan yang saling melengkapi, mulai dari debat, demonstrasi SPAB, menyanyi, public speaking, kegiatan keislaman, penyuluhan, hingga pembelajaran matematika yang dikemas secara interaktif dan lintas budaya. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman belajar yang lebih beragam kepada murid sekaligus mendorong mereka untuk berani berkompetisi, berkolaborasi, berkomunikasi, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan pada Jumat, 2 Oktober 2026, KTS SMA Muhammadiyah 1 Malang diharapkan tidak hanya meninggalkan pengalaman kompetisi, tetapi juga pengalaman belajar yang bermakna bagi seluruh murid. Tiga hari pelaksanaan KTS menjadi momentum bagi murid untuk belajar bahwa keberhasilan tidak hanya diperoleh melalui kemampuan akademik, tetapi juga melalui keberanian mencoba, kemampuan bekerja sama, kreativitas, kepedulian, serta keterbukaan untuk belajar dari orang lain dan pengalaman yang berbeda.