Taklim Tematik Manhaj Muhammadiyah

SMAM AGUS PUR (3) UNGGULOKTOBER132019

Hadirkan Muballigh Senior, SMA Muhammadiyah 1 Gelar Taklim Tematik Manhaj Muhammadiyah

REDAKSI EDITORIAL

ORO-ORO DOWO-Kajian tematik yang diadakan setiap bulan Sabtu minggu ke 2 ini dihadiri oleh guru dan karyawan SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang, patut diacungi jempol. Sebab, pengajian ini selalu membahas tentang manhaj muhammadiyah. Seperti apa kajian tersebut? Ir. Agus Purwadyo, sebagai pemateri kajian dengan tema manhaj muhammadiyah, mengupas tentang peran suatu lembaga pendidikan dalam konteks amal usaha muhammadiyah (AUM) dakwah amar makruf nahi mungkar, dalam bingkai manhaj muhammadiyah.

Hadirkan Muballigh Senior, SMA Muhammadiyah 1 Gelar Taklim Tematik Manhaj Muhammadiyah 1CUKUP PEDOMAN HIDUP ISLAMI WARGA MUHAMMADIYAH: Begitulah pesan pemateri untuk menjalankan hidup ini.

Itu sebabnya, Agus Purwadyo mengimbau sebagai pengelola AUM di SMA Muhammadiyah 1, ketika dakwah mar makruf nahi mungkar harus mengacu pada hasil muktamar muhammadiyah ke 44 tahun 2000 di Jakarta, yang menghasilkan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHI WM). Dalam pedoman hidup islami warga muhammadiyah itu, sudah jelas dan lengkap bagaimana seorang warga muhammadiyah memegang aqidahnya, ahlak, ibadah, dan muamalah duniawiyah.

Bukan itu saja, Agus Purwadyo melengkapinya pada pedoman hidup islami warga muhammadiyah tersebut poin D dan E harus dicermati secara tegas oleh setiap AUM. Kok begitu? Agus Purwadyo lantas menjelaskan, pada poin D hal 72 diatur bagaimana warga muhammadiyah berorganisasi. Jika warga muhammadiyah mengetahui cara beroganisasi di muhammadiyah maka organisasi muhammadiyah bisa lebih berkembang dan lebih cepat dakwahnya.

Hadirkan Muballigh Senior, SMA Muhammadiyah 1 Gelar Taklim Tematik Manhaj Muhammadiyah 2KARYAWAN AUM: Harus mengetahui apa itu manhaj muhammadiyah, acuan pedoman hidup islami warga muhammadiyah.

Agus Purwadyo juga mengingatkan warga SMA Muhammadiyah 1, dalam mengelola AUM juga harus mengacu pedoman hidup islami warga muhammadiyah di poin E halaman 76, tentang kehidupan mengelola AUM. Bisa dibaca pada nomer 13 kalimat terakhir karyawan AUM harus senantiasa taqarrub meningkatkan dan mendekatkan diri melalui pengajian, tadabbur Al Quran dan hadis, serta kegiatan ibadah lain yang terkait dengan pengelolaan AUM.

Sementara itu, Kasek SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang, Dra. Umi Mafrukhah, mengatakan pengajian manhaj muhammadiyah ini memang perlu untuk AUM. Sebab pengajian seperti ini merupakan pelaksanaan pedoman hidup islami warga muhammadiyah yang disarankan oleh pemateri, bahwa perlunya taqarrub mendekatkan diri pada Allah dalam muamalah dan ibadah dalam bingkai amal usaha muhammadiyah. (foto: umi/editor: doni osmon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *