Rayhan Arek SMAMSA Kota Malang, Juara National Insight Biology Competition

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Jika masyarakat ingin mendapatkan ilmu agama, sekaligus ilmu sains kurikulum umum memilih SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang disingkat SMAMSA sudah sangat tepat. Bukti prestasi atau juara sudah banyak viral, seperti yang disampaiakan Waka Humas SMAMSA Kota Malang, Maya Marisa, S.Pd, kemarin.

Maya mengungkapkan, bahwa siswanya bernama Rayhan Aminoellah baru saja meraih Insight Biology Competition 2021 jenjang SMA sederajat tingkat nasional. Rayhan adalah salah satu peserta yang mendapatkan medali perak pada ajang tersebut. Insight Biology Competition dilaksanakan pada tanggal 26 September 2021 secara daring.

Rayhan Arek SMAMSA Kota Malang, Juara National Insight Biology Competition 1Sertifikat juara Rayhan Aminoellah siswa SMAMSA.

Menurut Maya, nama Rayhan Aminoellah melalui sertifikat pemenang No 13.148/CV-PIK/INS/IX/2021. Sertifikat juara ini ditandatangani oleh CEO Projeck Inter Kreasi, Ahmad Adi Sudrajat.

Jumlah peserta keseluruhan, lanjut Maya, sekitar 4.000 siswa. Teknis pelaksanaan kompetisi tersebut dilakukan dengan cara mengerjakan soal pada google form sebanyak 40 soal pilihan ganda. Setelah dikoreksi tim juri akhirnya Rayhan menang sebagai juara.

Berdasarkan hal ini, kata Maya, SMAMSA merupakan salah satu lembaga pendidikan yang tepat untuk investasi pendidikan masyarakat saat ini. Sebab menemukan sekolah yang mengakomodir seluruh bakat siswa tidak mudah. Namun di SMAMSA potensi siswa dikembangkan dalam semua bidang. (doni osmon)

Fortasi 2021

Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
Siswa baru kelas X dan siswa mutasi Tahun pelajaran 2021/2022 yang berbahagia , kami ( Panitia FORTASI SMAMSA 2021) menginformasikan perihal Kegiatan FORTASI (Forum Ta’aruf Dan Orientasi) Siswa Baru sebagai berikut :

1) Kegiatan FORTASI dilaksanakan mulai Hari / Tanggal : Senin / 12 Juli s/d Jum’at / 16 Juli 2021.(lihat jadwal)

2) Kegiatan FORTASI dilaksanakan mulai pukul 07.00 – 11.45 (lihat jadwal)

3) Kegiatan FORTASI :

  • Di awali dengan Sholah Dluha (divideo atau di foto) dan melakukan Presensi Sholat Dhuha pada google form-presensi yang ada
  • Membaca Al Qur’an dibagi dalam kelompok dan melalui (video call) dan diakhiri dengan Sholat Dhuhur (divideo atau difoto)
    (lihat jadwal)

4) Kegiatan FORTASI dilakukan secara daring dan WAJIB diikuti oleh semua siswa baru dan siswa mutasi

5) Alamat link kegiatan FORTASI SMAMSA 2021 :
https://meet.google.com/uor-mmjv-pjm

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan.

Dan atas perhatian kalian semua disampaikan terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya.

Catatan :
Kami kirimi Jadwal FORTASI SMAMSA spt di 👇👇👇

Info terupdate akan di share di group WA

Siapa Pencipta Mars SMAMSA? Liriknya Makna Pengabdian Seorang Guru

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Bagi warga persyarikatan Muhammadiyah tidak banyak yang mengetahui jika SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang (SMAMSA) mempunyai mars SMAMSA. Lagu mars SMAMSA ini selalau dikumandangkan setiap acara SMAMSA setelah Indonesia, mars Sang Surya, barulah mars SMAMSA. Adalah musisi handal Malang Joko Prihatin Gusindra, M.Pd, merupakan pencipta lagu mars SMAMSA.

Seniman A’ak-begitu Joko Prihatin Gusindra- disapa oleh publik ketika menerima tawaran untuk menciptakan lagu mars SMAMSA dari dua estafet kepemimpinan kepala sekolah SMAMSA, yaitu Dra. Hendrini Astuti dilanjutkan Dra. Umi Mafrukhah. “Bu Umi yang membawa saya ke SMAMSA untuk membantu sekolah di bidang seni musik dan tari. Bahkan saya pernah mendatangkan maestro tari Didik Nini Thowok,” cerita seminam A’ak.

Siapa Pencipta Mars SMAMSA? Liriknya Makna Pengabdian Seorang Guru 1Aksi Joko Prihatin Gusindra pada salah satu event musik tradisional.

Seninam A’ak mengatakan proses pembuatan mars SMAMSA hanya membutuhkan waktu sehari saja. Tepatnya November 2019 di Panajam Paser Utara Kaltim. Namun prosesnya cukup lama sekitar 1 tahun, sebab kesibukan sehingga belum sempat dibuatkan. Nah, pada saat momentum wisuda pada waktu itulah sehari mars SMAMSA tuntas.

Motivasi guru dan siswa SMAMSA tersebut, lanjut seminam A’ak-menginspirasi semangat membuat lirik lagu dengan perpaduan visi misi SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang. Tematik utamanya adalah semangat dan perjuangan guru mendidik siswanya. Lirik mars tersebut mengandung makna membentuk karakter pendidikan yang islami cerdas dan berakhlak.

Sosialnya seniman A’ak mengatakan setiap mendapatkan pesanan mars suatu lembaga tidak mematok harga, sebab dirinya menyesesuaikan anggaran lembag yang meminta bantuannya. Bahkan ada juga yang gratis tanpa biaya sepersen pun. “Order mars secara profesional belum. Ini hanya membantu program saya seniman bersosial,” kata Dosen PGMI dan Piaud UIN Malang ini.

Menurut seniman A’ak tantangan ketika menciptakan mars SMAMSA adalah menyesuaikan antara lirik dengan misi dan visi sekolah. Selain itu tidak ada team. Team musik hanya bedua. Saat ini dirinya tinggal di Jl. Bendungan Riam Kanan 4, mendirikan rumah musik tradisi Malang. Dari sinilah mengajar seni musik kreatif nusantara keliling Indonesia. (foto: jokoprihatin/editor: doni osmon)

Sambut Juara, Empat Siswa SMAMSA Simulasi Kompetisi Sains Nasional

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-28 Mei 2021 SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang (SMAMSA) semakin mengokohkan diri sebagai salah satu sekolah berbasis sains. Hal ini dibuktikan sejak awal tahun lalu hingga sekarang beberapa juara menjadi prestasi SMAMSA di tingkat lokal maupun nasional. Mengulang sukses tersebut, Waka Humas SMAMSA Maya Marisa mengatakan sedang mempersiapkan empat siswa unggulan untuk mengikuti lomba sains.

Lomba sains dimaksud Maya bertajuk KSNK-K (Kompetisi Sains Nasional-Kota) tahun 2021. Pada Ajang ini SMAMSA mengirimkan 4 perwakilan yang mewakili sekolah dengan tujuan siswa tersebut mempunyai pengalaman dalam lomba sains dan menumbuhkan kepercayaan diri meraih prestasi di ajang regional.

Maya lantas menyebutkan empat siswa tersebut adalah Afrin Qutsia kelas XI MIPA bidang biologi, Raihan Aminoellah kelas XI MIPA bidang biologi, Shobah kelas XI MIPA bidang fisika, dan Dinda Putri kelas XI IPS bidang geografi. Pemilihan siswa ini tentu saja setelah melalui proses seleksi para guru SMAMSA terpilihnya nama mereka.

“Saat ini kami sedang menggembleng siswa tersebut dengan materi yang akan dilombakan. Selain itu kami juga melakukan simulasi terkait ajang ini agar siswa dapat lancar mengerjakan sosal secara virtual,” ucapnya. (rilis: maya marisa/editor: doni osmon)

Ustadz Iktibar PCM Klojen Pesan Takwa HBH SMP Muhasa-SMAMSA

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– 24 Mei 2021 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) tadi pagi menggelar halal bi halal (HBH) di kompleks Perguruan Oro-Oro Dowo yakni SMP Muhammadiyah 1 Kota Malang (SMP Muhasa) dan SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang (SMAMSA).

“Alhamdulillah hingga saat ini kita masih diberi kesempatan Allah untuk bertemu dan bersilaturahmi dalam halal bi halal ini. Semoga ramadhan dan idul fitri menjadikan kita sebagai insan bertakwa lebih baik lagi,” opening Ketua PCM Klojen Iktibar Nawa Admaja.

Menurut ustadz Iktibar, setelah melalui bulan ramadhan yang penuh nikmat dan berkah, maka saat ini kembali dalam kondisi yang fitrah. Maksudnya, lahir dan batin kembali ke fitrah, karena saling memaafkan antara satu dengan lainnya. Itu sebabnya seorang muslim harus mengetahui parameter atau tolak ukur kembali ke fitrah.

Ustadz Iktibar PCM Klojen Pesan Takwa HBH SMP Muhasa-SMAMSA 1Suasana halal bi halal Perguruan Oro-Oro Dowo

Yakni, tandas ustadz Iktibar, diantaranya bertambahnya keimanan dalam hati dan pikiran. Adanya kelembutan lisan, artinya terdapat kecakapan dan perbaikan ucapan, sehingga kehidupan menjadi lebih baik, tentram dan damai. Amal kebaikan di bulan ramadhan terus dilanjutkan. Itu sebabnya diterima atau tidaknya ibadah puasa seseorang akan terlihat pada sebelas bulan setelah ramadhan. Jika ibadah yang dilakuakn semakin bertambah maka iman seorang tersebut menjadi kuat, jika semaliknya maka sulit dikatakan sebagai mukmin.

Kata ustadz Iktibar, itu sebabnya harus dikenali ciri-ciri orang mukmin. Yakni takut kepada Allah dan rosulNya, patuh terhadap kedua orang tua, mempersiapkan untuk hari akhir dan kematian dengan amal kebaikan. Sehingga seorang mukmin akan menjaga semua perbuatan dan anggota tubuhnya dari perbuatan maksiat.

“Marilah kita berjuang bersama-sama dalam menegakkan amal kebaikan agar kehidupan kita pribadi juga baik, sehingga bulan ramadhan memang benar-benar telah menshalihkan kehidupan kita menjadi seorang hamba Allah yang muttaqin dan mukmin,” pungkasnya. (kontributor: maya marisa/editor: doni osmon)

Jelaskan Manfaat HBH SMAMSA, Raih Taubat-Silaturahmi Dunia Akherat

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– 24 Mei 2021 sangat memotivasi pesan yang disampaikan oleh ustadz Muhamad Salim Akbar, S.Pd, dalam pesan kebaikan acara Halal Bi Hahal (HBH) SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang disingkat SMAMSA. Apa pesan tersebut? Ustadz Salim menyebutkan HBH dapat menghapus dosa sebagai bentuk taubat antara Allah dengan hambaNya serta dosa sesama manusia (hablumminannas).

Selain tujuan tersebut, lanjut ustadz Salim halal bil halal juga menjadi sarana untuk menyambung tali silaturahmi yang selama ini sudah terputus. Sehingga menjadi penyebab turunnya keberkahan Allah dalam kehidupan seseorang tersebut.

Kuatnya hikmah pada HBH ini, tandas ustadz Salim, mengingatkan kepada seorang muslim untuk tidak melakukan perbuatan dzalim. Jika perbuatan ini menyakiti seseorang maka dapat menimbulkan dosa yang tidak diampuni selama orang tersebut belum saling mema’afkan. Misalnya antara seorang guru dan siswa. Ketika gurunya sudah susah payah membuat soal, namun siswanya tidak mengerjakan soal tersebut, suatu kedzaliman yang saat ini dianggap biasa.

Berdasarkan hikmah ini, tandas ustadz Salim, setelah HBH antara siswa dan guru sudah saling memaafkan tidak ada lagi dosa kedzaliman. Semoga hal ini menjadi momentum awal meraih keberkahan pada sebelas bulan ke depan untuk menjadi pribadi takwa yang sebelumnya sudah ditempa selama ramadhan. (doni osmon)

HBH SMAMSA Rendah Hati Minta Maaf, Status-Umur Belum Tentu Benar

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG- 24 Mei 2021 Pagi tadi secara virtual SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang (SMAMSA) menggelar halal bi halal (HBH). Menariknya opening kepala Sekolah SMAMSA Dra. Umi Mafrukhah, menyebutkan halal bi halal sebagai langkah awal untuk mengajak aktif bidang Kajian Dakwah Islam (KDI) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk belajar bersama bidang kesiswaan untuk menangani kegiatan SMAMSA.

Bu Umi melanjutkan, pentingnya keterlibatan IPM ini untuk mengambil pelajaran dari hal kecil untuk menuju belajar dari hal-hal besar. Itu sebabnya peran IPM SMAMSA semakin dikuatkan dalam berbagai hal bidang kegiatan. Para siswa jangan kecewa karena setelah libur hari raya Idul Fitri pembelajaran tatap muka masih dilangsungkan secara virtual.

Itu sebabnya, lanjut Bu Umi secara pribadi dan atas nama keluarga besar SMAMSA menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta HBH virtual. Sebab tujuan HBH diadakan untuk saling mohon maaf antar siswa, karyawan, guru dan di lingkup SMAMSA. Meski dalam suasana pandemi serba terbatas, HBH virtual tidak mengurangi makna silaturahi saling memaafkan.

Semoga setelah HBH ini, tandas Bu Umi, menjadi momentum keluarga besar SMAMSA untuk menuju sekolah yang lebih islami, kreatif, dan unggul, fastabiqul khairot agar setiap yang dilakukan mendapatkan ridha Allah. “Sekali lagi dengan kerendahan hati kami mohon maaf. Bukan berarti usia lebih tua yang benar, dan status sosial belum tentu jaminan. Sebab yang membedakan di mata Allah adalah ketakwaan seseorang. Oleh sebab itu mari kita berani mengakui kesalahan untuk meminta maaf dengan tulus,” kata Ketua Panti Asuhan Putri Aisyiyah Dau Kabupaten Malang ini. (doni osmon)

Tampil TV Lokal Siswa SMAMSA Praktikum Teknologi Tepat Guna

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANGFilter air sederhana, mudah, dan efisien..itulah yang dikatakan guru Fisika SMA Muhammadiyah 1 Malang (SMAMSA) Karno Widodo, ketika opening tampil di salah satu televisi lokal.

Lebih lanjut Karno menjelaskan kepada siswanya materi belajar ini terkait praktikum tentang teknologi tepat guna merancang filter air sederhana, mudah, dan efisien. Percobaan praktikum kali ini bertujuan untuk memfilter air keruh menjadi bening.

Menurut Karno, percobaan pada praktikum kali ini tidak hanya bermanfaat untuk menambah wawasan siswa. Tetapi, juga tentu saja sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari – hari yang tidak lain pembelajaran yang didapatkan di sekolah dapat di implementasikan dalam kehidupan nyata.

Menariknya Karno menyebutkan bahan-bahan yang diperlukan dalam percobaan ini cukup sederhana dan mudah didapat. Meliputi bahan alam di sekitar kita seperti pasir, kerikil, serabut kelapa, arang tempurung kelapa, dan kapas. Tentu saja bahan bahan tersebut memiliki fungsi masing-masing dalam membantu memfilter air. Dengan, demikian teknologi tepat guna ini diharapkan dapat mencapai tujuan pembelajaran walaupun ditengah kondisi pandemi saat ini.

“Kami berharap dari praktikum ini siswa SMAMSA bisa melihat di televise lokal tersebut mewujudkan dan memberikan arti dari pembelajaran berbasis kehidupan kepada siswa di tengah pandemi,” pungkasnya. (rilis: maya marisa/editor: doni osmon)

SMAMSA Launching Ma’had KH Mbah Bejo Fokus Tahfidz-Entrepreneurship

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Setahun dibangun, akhirnya SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang (SMAMSA) membuka pendaftaran santri baru angkatan pertama untuk Ma’had KH Bedjo Dermoleksono. “Alhamdulillah segala puji syukur pada Allah, kami sudah diberikan kemudahan untuk menyelesaikan pembangunan ma’had ini, semoga kami mampu melahirkan santri yang kuat ilmu agama dan berkemajuan dalam entrepreneurnya,” ujar Waka Humas SMAMSA, Maya Marisa, tadi siang.

Seperti apa ma’had ini? Maya mengungkapkan ma’had KH Mbah Bedjo Dermoleksono mempunyai kapasitas 12 orang santri. Sementara ma’had diperuntukkan untuk santri putra, hal ini dikarenakan keterbatasan lahan. Selain itu, untuk memaksimalkan pendidikan santri selama berada di ma’had.

Kata Maya, selama berada di ma’had, para santri nanti akan menempuh pendidikan fokus tahfidz dan entrepreneurship. Dua fokus ini di breakdown dalam program kepesantrenan (Al Islam) dan kemuhammadiyahan, teknologi informasi, entrepreneur, bimbel, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. (rilis: humas smamsa/editor: doni osmon)

Hari Ketiga Darul Arqam SMAMSA Bahas Isu Lingkungan Hidup

TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Masuk hari ketiga pelaksanaan Darul Arqam SMA Muhammadiyah 1 Kota Malang (SMAMSA), semaiin variatif topic yang dibahas dalam forum ini. Kali ini menghadirkan nara sumber Ketua Ikatan pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Malang, Farhan Alif, membawa tematik lingkungan hidup.

Mengapa kita perlu peduli dengan lingkungan? Farhan Alif yang juga alumni SMAMSA membuka paparan tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup. Sebab manusia diciptakan Allah selain untuk beribadah kepada hanya pada Allah juga sebagai khalifah di bumi. Khalifah untuk mengelola hasil bumi tanpa merusak lingkungan yang dihuni mahluk Allah lainnya. Sehingga tata cara kelola sesuai agama inilah dapat memakmurkan manusia dan mengayomi manusia dari kerusakan dan bencana.

Hari Ketiga Darul Arqam SMAMSA Bahas Isu Lingkungan Hidup 1Suasana Darul Arqam hari ketiga SMAMSA bahas lingkungan hidup.

Bencana dapat disebabkan karena sampah, lanjut Farhan, bahkan fakta tentang plastik yang sekarang ada sangat memprihatinkan. Sebab manusia tergantung dari plastik bahkan muncul wacana menghilangkan plastik, karena banyak manusia menggunakan plastik untuk kebutuhan hidupnya.

Lanjut Farhan, plastik menjadi problem karena di semua aspek kehidupan tidak bias lepas dari plastik. Setiap hari 1 juta botol plastik dijual/menit di dunia. Bahkan sempat booming trending gerakan membawa tumbler. Sebab plastik baru dapat terurai dalam ratusan tahun, sedangkan pengelolaan limbah juga kurang bahkan tidak bagus. Bila dibakar akan mencemari udara, bila ditimbun mencemari tanah.

Divisi KHM (Kader Hijau Muhammadiyah) IPm Kota Malang, mengimbau peduli lingkungan yang mudah diterapkan pelajar. Diantaranya menanam tumbuhan, membuang sampah pada tempatnya, menerapkan reduce, reuse, recyle.

Selain itu, Farhan juga memaparkan pencemaran lingkungan juga diakibatkan mengimbau membuang sampah di sungai dengan alasan agar lebih mudah, cepat, dan hemat biaya. (rilis: maya marisa/editor: doni osmon)